Blog · Terbit

Menerima pembayaran jasa kurir dan ojek lokal: ongkir per antaran, titip beli yang ditalangi, rekap untuk toko langganan, dan uang COD yang bukan milik kurir

Jasa kurir lokal memegang tiga jenis uang yang berbeda, dan hanya dua yang boleh lewat akunnya sendiri. Ongkir adalah pendapatan kurir: tagih lewat QRIS di tempat tujuan, dibuat oleh pengantar yang masuk sebagai Staf. Belanja titip beli adalah talangan kurir: tagih bersama ongkirnya setelah struk ada, atau sebelum berangkat kalau nilainya besar. Uang barang milik penjual yang dibayar di depan pintu bukan uang kurir: uang itu masuk ke akun penjual, bukan ke akun kurir.

Ongkir per antaran: tagihan dibuat saat tiba

Pemilik usaha mengundang setiap pengantar dari Pengaturan, Tim, dengan peran Staf. Pengantar masuk dengan akunnya sendiri di aplikasi Kasera Pay, menekan tombol + saat sampai di tujuan, mengisi nominal ongkir, lalu menunjukkan QR-nya. Penerima memindai dengan aplikasi bank atau dompet digital apa pun, dan pengantar menunggu status Dibayar di layarnya sendiri sebelum pergi. Tidak ada kembalian yang harus dibawa dan tidak ada tangkapan layar yang harus dipercaya.

Dua kebiasaan menentukan apakah cara ini rapi. Pertama, buat tagihannya di tujuan, bukan saat berangkat, karena permintaan pembayaran dari dashboard berlaku 60 menit lalu kedaluwarsa, dan antaran yang tertahan macet bisa melewatinya. Kedua, mulai keterangan dengan nama pengantar dan tujuan, misalnya “Rudi: antar dokumen ke Jl. Kenanga 12”, supaya setoran tiap pengantar bisa dihitung dari unduhan CSV tanpa menebak.

Biayanya QRIS 0,7% (dibulatkan ke atas) ditambah Rp 250 per pembayaran berhasil, dan hanya dipotong saat pembayaran berhasil. Angka di bawah ini ilustrasi:

Yang ditagihNominalBiaya QRISPorsi dari nominal
Ongkir dalam kecamatanRp 8.000Rp 3063,8%
Ongkir antarkecamatanRp 15.000Rp 3552,4%
Antar paket ke luar kota terdekatRp 35.000Rp 4951,4%
Titip beli: belanja Rp 85.000 + ongkir Rp 15.000Rp 100.000Rp 9500,95%

Porsi biaya terbesar ada pada ongkir terkecil, karena komponen Rp 250 tidak ikut mengecil. Itulah alasan pelanggan tetap lebih baik ditagih dengan rekap, dibahas di bawah. Pengantar yang lebih suka menerima ongkir utuh bisa memakai mode biaya ditanggung pembeli, asalkan totalnya terlihat oleh pelanggan sebelum membayar.

Titip beli: kapan ditagih sebelum belanja

Titip beli adalah satu-satunya bagian usaha kurir yang membuat kurir mengeluarkan uang lebih dulu. Untuk pelanggan yang sudah dikenal dan belanja kecil, urutan paling sederhana adalah belanja, foto struk, lalu buat satu tagihan berisi belanja ditambah ongkir, dengan keterangan yang menyebut toko dan isinya, misalnya “Rudi: titip beli apotek, 3 item, struk terlampir di chat”. Nominal tagihan adalah angka di struk, bukan perkiraan, sehingga tidak ada selisih yang harus diurus.

Untuk pelanggan baru atau belanja di atas, misalnya, Rp 300.000, urutannya dibalik. Kirim tagihan dengan nominal perkiraan lewat chat sebelum berangkat, dan berangkat setelah statusnya Dibayar. Selisih kecil setelah struk ada ditagih sebagai tagihan kedua, atau dikembalikan lewat transfer biasa, karena pembayaran QRIS dan Virtual Account tidak bisa dikembalikan lewat Kasera Pay. Pola pembeli yang membayar di muka untuk barang yang dibelikan orang lain dibahas lebih panjang di artikel menagih pembeli jastip.

Toko langganan: per antaran atau rekap mingguan

Kurir lokal biasanya punya beberapa toko yang mengirim belasan sampai puluhan paket seminggu. Menagih ongkirnya satu per satu memakan biaya Rp 250 berkali-kali, dan memaksa toko memindai QR setiap kali pengantar datang. Ambil toko yang mengirim 30 paket seminggu dengan ongkir Rp 12.000:

Hitungannya berubah kalau rekapnya dibuat bulanan. Empat minggu yang sama menjadi Rp 1.440.000, dan sejak 26 Oktober 2026 pembayaran di atas Rp 1.000.000 dikenai 1% atas seluruh nominal untuk QRIS maupun Virtual Account, yaitu Rp 14.400, lebih mahal dari empat rekap mingguan lewat QRIS yang totalnya Rp 11.080. Pembayaran di atas garis itu juga wajib membawa nama dan kontak pembayar, keterangan minimal 10 karakter, dan tanggal pengiriman, dan selama akun masih baru dananya baru ikut pencairan setelah pembayar mengonfirmasi, atau sehari setelah tanggal pengiriman lewat tanpa laporan. Rinciannya ada di panduan menerima pembayaran di atas Rp 1.000.000, dan pertimbangan memilih frekuensi rekapnya di perbandingan tagihan per transaksi dan rekap mingguan.

Rekap berarti kurir memberi utang selama seminggu, jadi tawarkan hanya ke toko yang sudah beberapa kali membayar tepat waktu. Simpan toko itu sebagai pelanggan, supaya setiap rekap terkait ke satu nama, dan tulis periode serta jumlah paketnya di keterangan, misalnya “Ongkir 20 sampai 26 Oktober, 30 paket”.

Uang COD milik penjual tidak lewat akun kurir

Ini bagian yang paling sering salah susun. Penjual online meminta kurir menerima uang barang di depan pintu, lalu kurir menyetorkannya ke penjual di akhir hari. Kalau uang itu masuk ke akun Kasera Pay milik kurir, kurir sedang menerima pembayaran atas nama usaha lain. Halaman larangan memasukkan kegiatan itu ke daftar yang harus mendapat persetujuan tertulis lebih dulu, dan menjual kembali layanan penerimaan pembayaran kepada pihak ketiga tidak pernah diizinkan.

Susunan yang bersih memakai fitur yang sudah ada. Satu login bisa menjadi anggota beberapa merchant dengan peran berbeda. Penjual membuka akunnya sendiri dan mengundang pengantar sebagai Staf di merchant penjual. Di depan pintu, pengantar berpindah ke merchant penjual lewat pilihan Merchant, membuat tagihan barangnya di sana, dan uangnya masuk ke saldo penjual. Ongkir kurir tetap ditagih terpisah di merchant kurir. Tidak ada uang yang perlu disetorkan, dan tidak ada pihak yang memegang uang pihak lain. Penjual yang belum punya akun bisa memulai dari panduan menerima QRIS tanpa website.

Setoran, pencairan, dan sinyal

Di akhir hari, unduh CSV dari Transaksi dan saring kolom keterangan berdasarkan nama pengantar. Jumlah per pengantar adalah setoran mereka, tanpa uang tunai yang dihitung ulang. Uangnya sendiri tidak pernah singgah di pengantar: setiap pembayaran masuk ke saldo usaha dan dicairkan ke rekening pemilik sesuai jadwal yang dipilih. Pencairan dikenai Rp 3.000 per pencairan, jadi jadwal mingguan lebih hemat daripada harian untuk usaha dengan ongkir kecil. Siapkan juga cadangan tunai untuk tujuan tanpa sinyal, karena membuat tagihan dan melihat statusnya membutuhkan koneksi.

Sebelum antaran pertama

Pertanyaan yang sering muncul

Penjual meminta kurir menerima uang barang di depan pintu lalu menyetorkannya nanti. Bolehkah lewat akun kurir?

Tidak tanpa persetujuan tertulis lebih dulu. Halaman larangan Kasera Pay memasukkan menerima pembayaran atas nama usaha atau orang lain ke daftar yang harus disetujui sebelum dimulai, dan menjual kembali layanan penerimaan pembayaran kepada pihak ketiga tidak diizinkan sama sekali. Jalur yang bersih: penjual punya akun sendiri dan mengundang kurir sebagai Staf di merchant penjual, sehingga uang barang masuk langsung ke saldo penjual.

Ongkir Rp 8.000 terasa terlalu kecil untuk QRIS. Apa pilihannya?

Biayanya Rp 306, sekitar 3,8 persen. Ada dua cara menekannya: menggabungkan ongkir pelanggan tetap ke rekap mingguan, atau memakai mode biaya ditanggung pembeli supaya pelanggan membayar ongkir ditambah biayanya dan kurir menerima ongkir utuh. Mode kedua harus terlihat oleh pelanggan sebelum membayar, jadi umumkan lebih dulu.

Pelanggan titip beli tetapi membatalkan setelah barangnya dibelikan. Uangnya bagaimana?

Kalau tagihan dibuat setelah belanja, belum ada uang yang masuk dan kerugian talangan ada pada kurir. Karena itu titip beli dari pelanggan baru atau bernilai besar sebaiknya dibayar sebelum berangkat belanja, dengan nominal perkiraan, lalu selisihnya ditagih atau dikembalikan setelah struk ada. Pengembalian selisih dilakukan dengan transfer biasa, karena pembayaran QRIS dan Virtual Account tidak bisa dikembalikan lewat Kasera Pay.

Pengantar membawa ponsel sendiri. Apakah mereka bisa melihat saldo dan mencairkan uang?

Melihat bisa, mencairkan tidak, kalau diundang sebagai Staf. Menurut daftar peran tim, Staf bisa membuat, melihat, dan membatalkan permintaan pembayaran serta mengunduh CSV, dan bisa melihat saldo dan riwayat pencairan, tetapi tidak bisa menekan Cairkan sekarang, tidak bisa mengubah rekening atau jadwal pencairan, dan tidak bisa mengubah metode pembayaran.

Panduan per jenis usaha

Mulai sekarang

Terima pembayaran pertama minggu ini.

Daftar gratis, buat payment link atau pakai API, dan lihat statusnya berubah otomatis. Tanpa biaya bulanan, biaya transaksi hanya untuk pembayaran yang berhasil.

Dapatkan di Google PlayDownload di App Store